Daerah

Lampu PJU Mati, Warga Keude Linteung Minta Perbaikan

×

Lampu PJU Mati, Warga Keude Linteung Minta Perbaikan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

IJN – Suka Makmue |Puluhan warga Desa Keude Linteung, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, keluhkan soal  penerangan jalan umum (PJU) yang mati.

Berdasarkan informasi, sejumlah titik lampu penerangan yang mati yakni di Simpang menuju Paya Peulekung, lorong Teuku Cut Alimi, dan jalan ke Dusun Kuta Ujong.

Pasalnya kondisi jalan gelap tanpa membuat masyarakat kurang nyaman saat bepergian melaksanakan ibadah shalat tarawih.

Lampu PJU merupakan komponen vital infrastruktur untuk menerangi jalan di malam hari, meningkatkan keselamatan pengguna, serta keamanan lingkungan.

Salah seorang warga Keude Linteung yang enggan menyebutkan namanya itu mengatakan, kurangnya penerangan jalan umum merupakan masalah serius yang perlu diperhatikan agar menciptakan keamanan, kenyamanan, dan menghindari risiko kecelakaan di malam hari.

“Karena hampir tiap tahun diusulkan oleh masyarakat kepada Keuchik dalam anggaran Dana Desa, dengan titik lokasi di simpang menuju Paya Peulekung, lorong Teuku Cut Alimi, hingga ke Dusun Kuta Ujong,” katanya.

Ia menjelaskan, lampu jalan atau Penerangan Jalan Umum fungsi utama menerangi jalan di malam hari dan meningkatkan keselamatan lalu lintas, dan mencegah kriminalitas.

“Lampu ini memudahkan pengguna jalan melihat objek dengan jelas, mengurangi kecelakaan, serta meningkatkan kenyamanan Ibadah puasa ramadan dan shalat tarawih,” demikian tutupnya.

IndoJayaNews.net berusaha melakukan mengkonfirmasi kepada Keuchik Desa Keude Linteung, namun nomor telepon tidak aktif hingga berita ini diterbitkan.

 

 

 

 

 

Penulis: Hendria Irawan

Editor: Muhammad Zairin